Muhammad yazid On 14 Apr 2013




Pensil milik siswa MA (Madarasah Aliyah) Al Ihsan, 12 April 2013 10:22:06 WIB , Desa Kalikejambon Kecamatan Tembelang, Jombang dirajah huruf Arab, Jumat (12/4/2013). Selain mendapat pensil rajah, siswa juga minum air mineral yang sudah dijampi-jampi. Ritual ini digelar untuk menghadapi Unas (Ujian Nasional). Berita Jatim, Fotografer : Yusuf Wibisono

Pensil Pun Dirajah Huruf Arab
Jumat, 12 April 2013 | 12:07 WIB

inilah..com, Jombang - Puluhan pelajar asal MA (Madrasah Aliyah) Al Ihsan, Desa Kalikejambon Kecamatan Tembelang, Jombang, Jawa Timur menggelar ritual untuk menghadapi Ujian Nasional (UN), Jumat (12/4/2013). Mereka diberi air mineral yang sudah dijampi-jampi dan juga pensil yang dirajah huruf Arab. Sejak pagi sekitar 90 orang pelajar kelas XII ini berkumpul di Musola Nurul Iman desa setempat. Selanjutnya, mereka menggelar istigasah yang dipimpin oleh tokoh spiritual Desa Kalikejambon, H Abdul Hakim Anapun atau Abah Hakim. Para pelajar tersebut juga membawa air mineral yang dikemas dalam botol plastik. Selain itu, mereka juga membawa pensil 2 B dan penghapus.

Seluruh barang bawaan yang sudah diberi nama itu kemudian diletakkan di depan Abah Hakim. Selanjutnya, pria berambut putih tersebut menuliskan huruf arab di salah satu sisi pensil. Istigasah dimulai, seluruh pelajar nampak khusuk membaca ayat-ayat suci. Di akhir acara, puluhan air yang dikemas dalam botol mineral itu dibacakan doa oleh Abah Hakim. "Ini sebagai upaya untuk memberi ketenangan para siswa sebelum mengikuti Unas. Air tersebut diminum saat berangkat ujian," kata Hakim sembari membagikan air tersebut satu persatu. "Upaya spiritual itu penting, namun mengasah kecerdasan dengan belajar juga tidak kalah penting," kata Hakim berharap.

Sementara itu, Beni Agus Andriyanto (18), salah satu pelajar mengatakan, istighasah dan jampi-jampi tersebut hanya untuk memberi ketenangan dirinya saat mengikuti ujian. Air tersebut akan ia minum saat berangkat ujian, sedangkan pensilnya digunakan untuk mengerjakan soal-soal. "Meski demikian, kami tetap belajar dengan tekun agar bisa lulus. Mudah-mudahan, seluruh pelajar MA Ihsan Kalikejambon bisa lulus semuanya seperti tahun lalu," kata Beni yang duduk di Kelas XII jurusan IPS ini.
http://nasional.inilah..com/read/det...b#.UWfgFaKeP44

Siswa Terapi Stres Jelang UN
Rabu, 10 April 2013 Dibaca: 4827

[/URL]





JAKARTA, KOMPAS.com - Ada banyak yang dilakukan pihak sekolah terhadap para siswa menjelang ujian nasional (UN). Mulai dari melaksanakan istighosah, terapi biasa hingga hipnoterapi massal. Di SMA Diponegoro I Rawamangun Jakarta Timur, Rabu (10/4/2013), diselenggarakan terapi oleh Fakultas Psikologi YAI yang bertujuan menghilangkan ketegangan dan stres para siswa agar bisa mengikuti ujian nasional dengan baik.

Data dari Badan Standar Nasional Pendidikan menyebutkan sebanyak 3.224.179 siswa jenjang menengah atas seluruh Indonesia akan mengikuti UN 2013 yang akan diselenggarakan serentak pada 15 April mendatang.
http://foto.kompas.com/photo/detail/...paign=Kimagewp


Jelang UN ratusan siswa doa bersama (Istighosah)
Jumat, 12 April 2013 11:28 WIB


Menjelang UN Sejumlah siswa SMA kelas 12 mengikuti dzikir dan doa bersama di SMAN 1 Jakarta, Kamis (11/4). Dzikir dan doa tersebut merupakan bentuk persiapan menjalang ujian nasional yang dilaksanakan mulai tanggal 15-18 April 2013. (FOTO ANTARA/Zabur Karuru)

Indramayu (ANTARA News) - Menjelang Ujian Nasional ratusan siswa Sekolah Menengah Umum Indramayu menggelar Istighosah atau doa bersama di Mesjid SMUN 1 Sindang. "Istighosah tersebut digelar sebagai rangkaian persiapan ribuan siswa di Kabupaten Indramayu untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA/SMA/MA yang akan digelar 15 April 2013,"kata Hardian salah seorang siswa SMUN 1 Sindang Kabupaten Indramayu, Jum`at.

Menurut dia, dalam Ujian Nasional diharapkan siswa di Indramayu mampu mengerjerkan semua soal hingga mencapai kelulusan, sesuai harapan mereka. Sementara itu siswa lain Mardianto mengaku, Istighosah yang rutin digelar oleh ribuan siswa di Kabupaten Indramayu diharapkan mampu membangkitkan semangar mereka, supaya diberikan kemudahan dalam menyelesaikan semua soal Ujian Nasional tersebut.
http://www.antaranews.com/berita/368...wa-doa-bersama

Pelajar nyekar ke makam Sunan Kudus
Jumat, 12 April 2013 11:48 WIB


Sejumlah siswi SMKN 1 Kudus berziarah di makam Sunan Kudus, Jawa Tengah, Rabu (11/4). Ziarah ke makam itu diyakini membantu memberi kekuatan mental serta spiritual sehingga dapat menyelesaikan soal ujian nasional dengan baik. (FOTO ANTARA/Andreas Fitri Atmoko)

Kudus, Jawa Tengah (ANTARA News) - Ibarat mau berangkat ke medan juang, pelajar-pelajar di Kudus, Jawa Tengah, memadati makam Sunan Kudus. Mereka berziarah alias nyekar, untuk memantapkan hati, sebagai bagian persiapan menempuh Ujian Nasional.

Juru bicara Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus, Deny Hakim, di Kudus, Jumat, mengungkapkan, pelajar yang berziarah ke makam Sunan Kudus memang mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir. Ia memperkirakan, pekan ini jumlahnya akan bertambah karena mendekati pelaksanaan UN yang akan dimulai 15-18 April 2013. Salah seorang siswa SMK Duta Karya yang ditemui usai berziarah di makam Sunan Kudus, Vania, mengakui, "Berziarah ke makam itu keinginan siswa, sehingga semua siswa yang akan mengikuti UN sepakat melakukan ziarah ke makam wali hari ini." Dia hadir bersama sekitar 100 teman sekolahnya. Vania berharap, dengan ziarah ke makam wali ini, bisa menambah rasa kepercayaan diri, sehingga selama pelaksanaan UN diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjawab soal ujian.
http://www.antaranews.com/berita/368...am-sunan-kudus



Siswa Dilarang Membawa Pensil ke Dukun
Jumat, 29 Maret 2013 | 15:28 Wita

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Banyaknya ritual-ritual aneh menjelang ujian nasional (unas) seperti membawa pensil ke dukun atau orang pintar untuk didoakan mendapat perhatian serius kanwil kementerian agama Jatim. Kepala Kanwil Kemenag Jatim Sudjak mengimbau siswa atau wali murid tidak berlebihan menyikapi unas. "Jangan terlalu seperti itu (membawa pensil ke orang pintar), berlebihan itu namanya,"kata Sudjak saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/2013). Diakuinya, menjelang unas memang dibutuhkan persiapan lahir batin.
http://banjarmasin.tribunnews.com/20...ensil-ke-dukun

--------------------------

Semuanya kayak tidak bertuhan Allah saja, baik siswa, orang tua siswa dan guru serta sekolahnya, sama saja! Semua maunya instant semata, mau lulus atau dapat nilai yang tinggi tapi belajar malas? Alamak, mau jadi apa bangsa ini?



Quote:Original Posted By kabeian
Mau ujian kelihatan khusuk beribadah, kayak akan Kiamat aja esoknya.





 
Setelah itu? Alamak!












          Sumber

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Recommended Post Slide Out For Blogger